Monday, June 25, 2018
   
TEXT_SIZE

TARUNA HARUS PUNYA NYALI

Bendan Nduwur – Dalam upaya menghasilkan pelaut yang tangguh, para taruna sejak awal perlu diberikan motivasi untuk punya “nyali”. Dalam istilah atau bahasa akademik, “nyali” diartikan sebagai soft skill. Ada dua pilar keunggulan yang perlu dipahami taruna, yakni hard skill dan soft skill. Dengan soft skill yang baik, Saudara kelak akan memiliki kemampuan mengambil keputusan sesuai profesi yang ditekuni.

            Pernyataan  ini disampaikan Koordinator Kopertis VI, Pak DYP saat memberikan pembekalan bagi taruna AKPELNI Semarang dalam rangka Pemantapan Fisik dan Mental (MANTAPBINTAL), dengan peserta sebanyak 1064 taruna angkatan 47 dan 48, berlangsung di kampus setempat (23/2).

            Relevan dengan soft skill, Pak DYP menambahkan, ada beberapa aspek penting yang harus diupayakan dimiliki para taruna, yakni kekuatan rasio, disiplin,  kemampuan komunikasi, kerjasama, kejujuran, etika profesi. Untuk itu, pemberian materi soft skill seyogyanya diberikan AKPELNI semenjak awal.

            Dalam pesannya Koordinator Kopertis VI menegaskan, refleksikan diri mengembangkan soft skill secara mandiri, serta kurangi ketergantungan orang lain.

            Direktur AKPELNI, Djajari mengatakan,  dirinya sengaja menghadirkan Pak DYP khusus untuk memberikan motivasi kepada taruna yang mengikuti acara ini.

            “Akan saya camkan baik-baik apa yang disampaikan Pak DYP, sebagai acuan untuk diaplikasikan kepada taruna. Guna mempersiapkan taruna yang handal, program kerja AKPELNI 2013/2014, yakni meluluskan taruna yang berkualitas, unggul dan berkarakter. Maka dari itu, meskipun kami menyelenggarakan program Diploma Tiga, SKS yang wajib ditempuh taruna AKPELNI tidak 120 SKS, melainkan 140 SKS.” Papar Djajari.

            Kegiatan MANTAPBINTAL diisi dengan kegiatan sosial, seperti donor darah dan kerja bhakti lingkungan.

COMMUNITY

Materi Pelatihan