Wednesday, June 20, 2018
   
TEXT_SIZE

KURIKULUM 2013 ROHNYA KREATIF

  

“Kurikulum 2013 salah satu rohnya yakni kreativitas. Untuk itu, keberadaan perguruan tinggi memiliki tugas menumbuhkan optimisme atau membangun spirit melalui tiga aspek penting, yakni memberikan motivasi kepada mahasiswa untuk haus akan ilmu dan kemuliaan pribadi (sikap), membangun institusi, membangun sumber daya manusia. “

Pernyataan tersebut disampaikan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Prof. Mohammad Nuh, saat memberikan kuliah umum mengenai Kurikulum 2013, sekaligus meresmikan Laboratorium terpadu Universitas Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang, di kampus setempat (29/3).

            Prof. Nuh menambahkan, motivasi yang diberikan kepada mahasiswa, hendaknya mampu membangun kompetensi, baik terhadap iptek, keterampilan (skill), serta sikap yang selama ini dapat dikatakan masih lemah.

            Dalam kesempatan tersebut Beliau berpesan,  Unwahas ke depan harus bisa menjadi pelopor ke Indonesiaan, salah satunya melalui membangun budaya apresiatif.

            Terhadap kehadiran Mendikbud, Rektor Unwahas Semarang, Dr. H. Noor Achmad menyampaikan ucapan terima kasih.

            “Sebagai Mendikbud, ini untuk yang ke dua kalinya Prof. Nuh ke kampus kami. Pertama, saat peletakan batu pertama rencana pembangunan fasilitas Olah Raga dan Rumah Sakit  milik Unwahas. Kedua, meresmikan laboratorium terpadu dan memberikan kuliah umum yang berlangsung pada hari ini. Laboratorium terpadu ini untuk peralatannya mendapat bantuan dari Kemdiknas senilai kurang lebih 8 (delapan) milyard rupiah. Pada waktu dekat, Laboratorium terpadu tersebut akan kami daftarkan untuk memperoleh ISO” papar, Dr. H Noor.

            Rektor juga menyampaikan, Unwahas akan membuka dua program studi baru, yakni Progdi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Progdi Kedokteran.

            “Obsesi saya untuk memiliki program studi Kedokteran semenjak 2010. Sayang dari Dikti untuk sementara ini belum memperbolehkan bagi PT membuka program studi tersebut. Dengar-dengar 2014 baru boleh. Andaikata hal tersebut benar, maka saya pastikan Unwahas yang akan mendaftar pertama”. Tegasnya.

            Pada kesempatan tersebut, selain melakukan penandatangan prastasi, Prof. Nuh secara simbolis juga memberikan bantuan berupa kitab Al-Qur’an sebanyak 1000 buah kepada Rektor Unwahas.

Tampak hadir dalam acara tersebut, Dirjen Dikti, Prof. Djoko Santoso, Direktur Diktendik, Prof. Supriadi Rustad, Direktur Kelembagaan dan Kerjasama, Prof. Achmad Jazidie, Direktur Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Dr. Illah Sailah, Rektor UNDIP, Prof. Sudharto P Hadi, Rektor UNES, Prof. Sudijono Sastroatmodjo, Koordinator Kopertis VI, Prof. DYP Sugiharto.

           

 

COMMUNITY

Materi Pelatihan