Sunday, February 25, 2018
   
TEXT_SIZE

174 DOSEN PTS KESEHATAN JATENG IKUTI UJIAN IELTS

Bendan Dhuwur -  Tindak lanjut dari Workshop Percepatan Pengembangan PTS Kesehatan dan Networking, Asosiasi Perguruan Tinggi Kesehatan  (APTIKES) Jawa Tengah  memberikan kesempatan bagi  dosen  PTS Kesehatan  di wilayahnya untuk mengikuti ujian International English Language Testing System (IELTS) yang difasilitasi Dikti dengan menunjuk Tim Penguji dari Institut Teknologi Bandung (ITB), diketuai Bambang Supriyanto, M.Ed.

            Ketua APTIKES Jawa Tengah,  Edy Wuryanto, S.Kp. M.Kep melalui Ketua Bidang Luar Negeri, dr. Faiza Munabari, M.Kes mengatakan, ketentuan yang diterapkan IELTS yakni standar minimal 5, sebagai salah satu persyaratan untuk bisa melakukan studi lanjut  luar negeri.

            Pernyataan tersebut diberikan di sela penyelenggaraan ujian IELTS dengan diikuti 174 peserta dari dosen PTS Kesehatan di bawah naungan APTIKES Jawa Tengah, berlangsung di Kantor Kopertis VI, dari tanggal 29-30/4.

            “Untuk bisa mencapai standar minimal 5 sebagaimana dipersyaratkan IELTS, bukan hal mudah. Jika saja dari 174 peserta dapat lolos separuhnya saja, itu sudah bagus.” Jelas dr. Faiza.

            Dia menambahkan,  bagi peserta yang tidak lolos dalam ujian IELTS saat ini, akan tetapi nilainya mendekati standar minimal  5,  berkesempatan mengikuti pelatihan selama tiga bulan di Philippina. Adapun  materi ujian IELTS yang diberikan kepada peserta  dalam bentuk listening, writing, reading dan speaking.

“Peserta ujian yang lulus nantinya dijanjikan memperoleh   sertifikat yang dikeluarkan oleh pihak IELTS, akan tetapi informasi dari hasil tes tersebut terlebih dahulu akan dilaporkan ke Dikti, “ tegas Dia.

Pernah disampaikan sebelumnya, Philippinan merupakan salah satu negara yang menjadi tujuan APTIKES Jateng sebagai tempat studi lanjut S2 luar negeri.

COMMUNITY