Monday, June 25, 2018
   
TEXT_SIZE

BIBIT WALUYO HADIRI WISUDA STIMIK HIMSYA

Semarang -  Jateng saat ini mulai berbenah dalam upaya menuju makin sejahtera. Konsep “Balik Desa Mbangun Desa” sebagaimana yang diterapkan selama kepemimpinanya sebagai orang nomor satu di Jateng, membawa laju perekonomian mengalami perkembangan yang baik.

            “Perekonomian di Jateng dapat tumbuh 6,34% di atas rata-rata pertumbuhan nasional. Dengan kondisi seperti ini  tentu saja membawa  dampak yang baik disegala aspek kehidupan, tanpa kecuali pelayanan pendidikan maupun pelayanan kesehatan yang terus meningkat.”

            Pernyataan tersebut disampaikan Gubernur Jateng, Bibit Waluyo yang berkesempatan  hadir pada acara Wisuda ke-4 Stmik Himsya,  berlangsung jumat siang, di Hotel Pandanaran (3/5).

            “Saya berkeinginan menjadikan Jateng sebagai propinsi vokasi dengan memperbanyak sekolah kejuruan. Out putnya luar biasa,  bisa terserap atau bekerja diberbagai negara Asia. Sedangkan untuk lingkup akademisi, mantan Pangdam IV Diponegoro tersebut mengatakan perlunya membangun sinkronisasi antara pemerintah daerah dengan perguruan tinggi (PT). Pemerintah memfasilitasi dengan lapangan pekerjaan, sementara pihak PT menghasilkan sumber daya manusia berkualitas,”

tegas Dia. 

            Kepada Wisudawan, Bibit berharap, kembangkan terus keilmuan untuk maju dan dapat bersaing secara positif.

            Terkait apa yang disampaikan Gubernur Jateng, Ketua Pembina Yayasan Al-Himsya, H. Imam Syafi’I, SE, MM.MH mengatakan, lembaganya saat ini telah melakukan  kerjasama dengan berbagai pihak. Guna memenuhi akan lulusan yang berkualitas, ada pembenahan internal berupa penyediaan fasilitas praktek berupa peralatan komputer yang harus disesuaikan dengan kebutuhan pasar kerja.

            Sementara itu, sambutan tertulis Koordinator Kopertis VI, Prof. DYP Sugiharto yang dibacakan Sekretaris Pelaksana, Sri Sujanti, SH mengatakan,   potensi Jateng sebagai Propinsi perguruan tinggi (PT) cukup menjanjikan dengan didukung oleh kearifan lokal, seperti kondusifitas lingkungan terjaga, biaya hidup  terjangkau, jauh dari bencana gunung berapi dll. Kopertis sesuai dengan tugas dan fungsi akan senantiasa memberikan dukungan terhadap langkah positif yang diambil PTS selama berjalan di atas rel  peraturan perundang-undangan yang berlaku.   

            Jumlah wisudawan kali ini sebanyak 90 orang, terdiri dari lulusan S1 program studi (progdi) Teknik Informatika (TI) dan S1 progdi Sistem Informasi (SI).  Wisudawan terbaik untuk progdi TI diraih  Agus Rokhmat, IPK 3,73, sedangkan S1 progdi TI diraih Cicip Noerwinarti, IPK 3,53.

             

COMMUNITY

Materi Pelatihan