Thursday, June 21, 2018
   
TEXT_SIZE

ENAM DOSEN IKIP PGRI SEMARANG LULUS DOKTOR

      Sidodadi Keberhasilan enam dosen tetap IKIP PGRI Semarang menyelesaikan pendidikan program doktor,  merupakan kado istimewa bagi lembaga setempat yang saat ini memperingati Dies Natalis ke-32.

      “Pada tahun ini sebanyak enam dosen telah lulus lulus doktor, sedangkan empat orang lainnya masih menunggu ujian terbuka. Adapun jumlah keseluruhan dosen yang sedang studi lanjut  S3 sebanyak 36 dosen. Bagi dosen yang belum S3 terus kita dorong, agar yang berkualifikasi doktor terus meningkat.”

      Pernyataan ini disampaikan Rektor IKIP PGRI Semarang, Dr. Muhdi, SH, M.Hum saat menyampaikan laporan tahunan 2012-2013, pada penyelenggaraan Dies Natalis ke-32, di kampus setempat (23/7).

      Dengan lulusnya enam dosen yang meraih kualifikasi doktor tersebut, akumulasi doktor yang ada di IKIP PGRI Semarang saat ini sebanyak 22 orang. Dari jumlah tersebut, lima orang diantaranya telah berhasil  menduduki jabatan fungsional  pada tataran tertinggi, yakni Guru Besar atau Profesor.  

      Masih menurut orang nomor satu dijajaran IKIP PGRI Semarang, bahwasanya dalam upaya peningkatan mutu sumber daya manusia,  dilakukan melalui peningkatan kualifikasi dosen dengan studi lanjut, pelatihan, pertemuan ilmiah, baik yang dilakukan di dalam maupun luar negeri.

      Terkait dengan penyelenggaraan dies Natalis, Koordinator Kopertis VI, Prof. DYP Sugiharto menggarisbawahi tentang pentingnya momentum tersebut untuk dijadikan wahana mawas diri.

      “Ada tiga nilai pembelajaran yang signifikan untuk dicermati dan dikelola dalam memaknai Dies Natalis kali ini, yakni sebagai wahana refleksi, instrospeksi, antisipasi futuristik.” Ungkap beliau.

      Dijelaskan lebih lanjut, bahwasannya refleksi memiliki makna menelaah dan menganalisis kembali terhadap pencapaian tujuan institusi, selanjutnya merencanakan tindakan perbaikan dan pengembangan berikutnya. Sedangkan instruspeksi secara analisis, yakni melakukan peninjauan dan koreksi terhadap perbuatan, sikap, kelemahan, dan mungkin kekurangan yang selama ini ada. Adapun untuk antisipasi masa depan (futuristik) dengan melakukan persiapan untuk menata dan mengembangkan model pendidikan yang menjadi pilihan masyarakat.

        Pada penyelenggaraan Dies Natalis ke-32 IKIP PGRI Semarang, Rektor menganugerahkan Character Award kepada sepulus nominator yang dianggap sebagai sekolah yang mengimplementasi pendidikan karakter. Nominator terbaik dirauh SMP Negeri 3 Semarang.

COMMUNITY

Materi Pelatihan