Monday, June 25, 2018
   
TEXT_SIZE

Genap Usia 32 Tahun, IKIP PGRI Kaya Prestasi

Semarang – IKIP PGRI mengelar Wisuda ke-47, terdiri dari lulusan empat fakultas dari tujuh program studi, jenjang program S1 dan Pascasarjana S2, sebanyak 1.094 orang, di Gdung Balai Merapi PRPP (28/9).

Pada kesempatan tersebut, Rektor IKIP PGRI, Dr. Muhdi dalam sambutannya mengatakan,  Berbagai prestasi membanggakan terus diukir mahasiswa di institusinya, baik ditingkat, regional, nasional maupun internasional. Prestasi di bidang akademik, seni dan olah raga, termasuk ajang bergengsi pemilihan mahasiswa berprestasi (MAWAPRES) dan Pekan Ilmiah Mahasiswa Tingkat Nasional, serta Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).

            Muhdi menambahkan, Dalam Mawapres, hampir setiap tahun IKIP PGRI berhasil memenangi lomba tersebut, termasuk pada tahun ini menjadi juara I tingkat Kopertis VI, dan tiga kali masuk 15 besar nasional. Sedangkan untuk Pekan Ilmiah Mahasiswa tingkat nasional, meraih Juara II dan juara favorit. Pada 2013, untuk Hibah PKM  memperoleh hibah terbanyak se Kopertis VI Jateng

            Koordinator Kopertis VI, Prof. DYP dalam sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Pelaksana, Sri Sujanti, SH mengatakan, 2014 Dikti telah menyusun program kerja, sebagai skala prioritas meliputi mutu, ketersediaan, keterjangkauan, relevansi dan tata kelola. Perihal isu-isu terpenting Kopertis saat ini, antara lain menyangkut mutu PTS, pendataan maupun sosialisasi program Dikti.

            “Hal ini disampaikan langsung oleh Sekretaris Dikti saat rapat kerja Koordinator dan Sekretaris Pelaksana Kopertis se Indonesia di Batam beberapa waktu yang lalu, tegas DYP.

            DYP menyarankan, terhadap hal yang disampaikan tersebut perlu dipahami benar satu persatu subtansi dari program kerja yang diterapkan Dikti, begitu juga terkait dengan isu-isu terkini, baik terhadap regulasi maupun yang lainnya.

            “PTS jangan statis, agar dapat mengikuti perkembangan maupun perubahan yang terjadi sewaktu-waktu disekitarnya. Dari informasi yang telah didapat perlu segera diaplikasikan oleh penyelenggara PT di internal lembaganya. Jangan sampai terjadi ketidaktahuan atau mis informasi terhadap isu-isu penting”, saran orang nomor satu dijajaran Kopertis VI tersebut.

           DYP menambahkan, PTS perlu mengupayakan kepemilikan web, jika ternyata masih belum memiliki, begitu pula untuk SDM yang memiliki skill di bidang ini. Jangan sampai di jaman yang serba canggih terkesan gagap teknologi, lebih-lebih bagi seorang yang hidup dalam komunitas intelektual di lembaga PT yang selama ini dikenal sebagai gudangnya orang cerdas dan pintar.

COMMUNITY

Materi Pelatihan