Thursday, February 22, 2018
   
TEXT_SIZE

STIEPARI Semarang Gelar Festival Kuliner

Bendan Ngisor -  Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-43, STIE Pariwisata Indonesia (Stiepari) gelar Festival 30 IKON Kuliner Tradisional Indonesia yang diikuti berbagai hotel  dan restoran di Semarang. Acara yang berlangsung meriah tersebut diselenggarakan di kampus setempat (23/11).

            Ketua Stiepari, Renny Aprilliani, MM selaku Ketua Penyelenggara mengatakan, bertepatan dengan usia ke 43 institusi ini, kami berupaya menunjukkan eksistensi dengan merealisasikan berbagai kegiatan yang diharapkan dapat membantu menaikkan citra pariwisata kota Semarang dan Jateng.

            Menurut Renny, kegiatan festival 30 ikon dapat terlaksana adanya kerjasama Stiepari dan STP Trisakti Jakarta, hotel  dan restoran yang tergabung dalam BPD PHRI Jateng, Indonesia CHEF Assosiation (ICA) Jateng, Ika Boga, APJI, Alumni Stiepari dan didukung Kementerian Pariwisata dan ekonomi kreatif, serta dinas Kebudayaan dan Pariwisata Jateng.

            Reny berharap kepada Dinas Pariwisata  Jateng, hendaknya kegiatan baru pertama kali ini  akan menjadi agenda rutin pada tahun-tahun mendatang.

            Menanggapi hal tersebut, Ketua Dinas Pariwisata Jateng,Dr. Prasetyo yang dalam hal ini diwakili Trenggono setuju festival kuliner ini dijadikan agenda tahunan.

            “Pada prinsipnya Dinas Pariwisata Jateng mendukung sepenuhnya kegiatan ini untuk diselenggarakan setiap tahun, sebagai evennya kota Semarang, sebagai evennya pemerintah Jateng.” Jelas Trenggono.

            Dia menambahkan, dukungan yang kita berikan tidak berupa finansial, tapi dalam bentuk kegiatan, seperti penyediaan sertifikat, piala, serta memfasilitasi kegiatan.

            Dikatakan oleh Trenggono, dalam  kepariwisataan ada empat hal yang harus ditangani, yakni industri, destinasi, pemasaran dan pengembangan SDM pariwisata, Untuk pengembangan SDM pariwisata, peran Stiepari tentunya sangat strategis.

            Selain festival kuliner, Stiepari juga menggelar lomba tumpeng yang diikuti mahasiswa internal antar kelas.

         Penyelenggaraan Dies Natalis Stiepari ke-43 ditandai pemotongan tumpeng (lihat gambar). Adapun rangkaian kegiatan antara meliputi sarasehan, penyuluhan dan pelatihan di desa wisata, lomba tumpeng, festival 30 ikon kuliner tradisional Indonesia. Acara puncak akan digelar seremonial Dies Natalis dan Wisuda. 

COMMUNITY