Thursday, February 22, 2018
   
TEXT_SIZE

HMJBK-UTP GELAR SEMINAR NASIONAL

Solo -   Himpunan Mahasiswa Jurusan Bimbingan Konseling (HMJBK) Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta, Selasa (1/4) menggelar seminar Nasional dengan tema “Implementasi Perkembangan Bimbingan Dan Konseling Dalam Menangani Permasalahan Kenakalan Remaja Pada Perilaku Seks Bebas (Free Sex).

            Bertindak sebagai pembicara 1, Prof. DYP Sugiharto, Koordinator Kopertis VI yang juga Guru Besar Bimbingan Konseling UNNES membawakan materi berjudul Peran BK dalam menangani kenakalan remaja. Dalam paparannya Prof. DYP mengatakan, Guru BK bukanlah momok. Seorang guru BK harus dapat menjadi pendamping siswa agar terarah dalam melakukan aktivitas yang positif, sehingga kenakalan remaja dapat dihindari.

            “Posisi BK sangat jelas dalam Kemendikbud No.69 dan 70 tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum, yakni membantu peserta didik memilih dan memutuskan kelompok peminatan mata pelajaran, lintas peminatan mata pelajaran dan pendalaman minat mata pelajaran,” papar Koordinator.

            Dr. Istar Yuliadi, M.Si FIAS selaku pembicara II mengambil tema Seks Pranikah dan Akibatnya. Istar mengatakan, perilaku seks bebas cenderung mengalami peningkatan dalam kurun waktu beberapa dasawarsa terakhir ini. Menurut surve yang dilakukan Depkes RI, 5% remaja pria dan 1% remaja wanita di Indonesia secara terbuka mengaku pernah melakukan hubungan seksual (Depkes RI,2006).

            Ia berharap, perlu adanya kehati-hatian agar tidak terjerumus dalam kenakalan remaja yang dalam hal ini seks pranikah.

COMMUNITY