Sunday, February 25, 2018
   
TEXT_SIZE

Prof. Wiranto Dikukuhkan Sebagai Guru Besar

Salatiga – Dikukuhkanya pria kelahiran Magelang 12 Juli 1962 yang memiliki nama dan gelar lengkap Prof. Dr. Ir. Wiranto Herry Utomo, M.Kom  sebagai Guru Besar (GB) bidang ilmu Komputer, menambah deret panjang GB yang ada di UKSW.

            “Kopertis VI Jateng saat ini terdapat 9.778 dosen. Dari jumlah tersebut, terdapat 62 GB aktif yang tersebar di 245 PTS, 15 GB diantaranya dimiliki UKSW”.

            Pernyataan tersebut disampaikan Koordinator Kopertis VI, Prof. DYP. Sugiharto pada Pengukuhan Prof. Wiranto di kampus setempat, Sabtu (11/4).

            Prof. DYP menjelaskan, dari sisi jabatan akademik, dalam catatan Kopertis VI, dari 324 dosen tetap UKSW, terdapat 75 dosen yang menduduki jabatan fungsional akademik (JAFA) Lektor Kepala. Itu artinya, satu tingkat lagi menuju GB. Mudah-mudahan program dari institusi ini ada semacam upaya akselerasi menuju percepatan GB semakin banyak.

            Saya berharap,  peristiwa hari ini menjadi virus positif yang bisa menyebar kebeberapa spektrum. Secara personal,  Prof. Wiranto akan semakin produktif setelah menjadi GB. Karena prestisiusnya GB, ada penghargaan khusus dari pemerintah, yakni diberikan waktu batas pensiun hingga 70 tahun, serta mendapatkan tunjanga

n kehormatan GB sebanyak dua kali gaji yang diterima, sebagaimana diatur dalam UU No. 12 Tahun 2012 Tentang Pendidikan Tinggi, papar Prof. DYP.

            Beliau menandaskan, dibalik itu semua tentu ada kewajiban yang harus dipenuhi, seperti keharusan menelurkan karya ilmiah dan gagasan yang mencerahkan masyarakat, disamping produktif menghasilkan atau menghantarkan doktor.

            Dalam pidato Pengukuhan Guru Besar, Prof. Wiranto menyampaikan tema Pengeseran Paradigma Komputasi Awan Sebagai Infrastruktur Publik.

            Dikatakan oleh pria tamatan S3 UGM tersebut, bahwa komputasi awan merupakan paradigma baru pada dunia IT dalam pemberian layanan komputasi atau IT services. Teknologi komputasi awan sangat bergantung pada teknologi yang sudah ada sebelumnya, seperti utilitu computing, distributed computing, centralized

            Dipenghujung pidatonya Prof. Wiranto siap menyambut munculnya perubahan dalam skala besar dengan mengingat kemungkinan perbaikan sosial yang dibawa komputasi awan untuk kemanusiaan. Kita harus siap berada di perbatasan dari sesuatu yang luar biasa. Pada prinsipnya kita harus dapat memetakkan kekuatan yang menggerakkan komputasi awan ke depan dan memetakan implikasinya bagi bisnis, perdagangan, pemerintahan dan kesejahteraan masyarakat. data centers.

            Tampak hadir  Menpora, Roy Suryo dalam acara pengukuhan tersebut. "Saya hadir di sini bukan atas nama menteri, akan tetapi sebagai seorang sahabat Prof. Wiranto." jelasnya.

COMMUNITY