Monday, June 25, 2018
   
TEXT_SIZE

2O PT Ikut Ajang ON-MIPA

Semarang – Bertempat di kampus IKIP PGRI, sebanyak 258 mahasiswa yang berasal dari 20 perguruan tinggi (PT), mengikuti seleksi ajang Olimpiade Nasional MIPA 2014  wilayah Jateng, selama dua hari (21-22/4).

            Pada acara pembukaan, Koordinator Kopertis VI, Prof. DYP Sugiharto menyampaikan, dalam konteks kelompok mahasiswa, maka PT diharapkan  mampu menghasilkan SDM berkualitas di bidang iptek dan memiliki daya kompetisi di tingkat global.

Lebih lanjut Prof. DYP menjelaskan, secara lebih operasional PT diharapkan mampu menghasilkan generasi, insan cerdas kompetitif yg memiliki kemampuan berpikir kritis dan kreatif, inovatif, kemampuan menggunakan nalar dan akal budi secara efektif dan efisien, kemampuan untuk mandiri dalam konteks belajar bukan untuk mendapatkan pekerjaan, akan tetapi belajar utk menciptakan dan mengembangkan lapangan kerja dgn konsep inovatif dan kreatif.

Koordinator menambahkan, bahwasannya banyak variabel yg bisa menjawab, salah satu andalan tersebut adalah MIPA.

“MIPA ibarat pondasi dalam sebuah bangunan. Artinya, dgn pondasi MIPA di atasnya bisa dibangun berbagai bangunan sesuai yang dikehendaki. Dalam tataran empiris, masih mengemuka berbagai kesenjangan tentang posisi strategisnya MIPA sebagai jawaban sekaligus solusi terhadap persoalan bangsa, khususnya persoalan  penciptaan dan pengembangan generasi yg berkuaitas.” Papar Prof. DYP.

Pada akhir sambutan, orang nomor satu dijajaran Kopertis VI tersebut mengatakan,  masih sering kita dengar dan masih mengemuka problema umum yang terkait dengan MIPA, seperti  oleh  kelompok masyarakat yang masih dipresepsi sebagai bidang, sebagai mapel atau sebagai mata kuliah yg masih kurang diminati, karena persepsi yang sering tidak utuh atau tidak komprehenship. Oleh karena itu, salah satu program Dirjen Dikti  melalui Dirbelmawa melaksanakan forum-forum untuk mendorong dan mengembangkan kemampuan akademik serta memperluas wawasan mahasiswa MIPA untuk lebih mencintai bidangnya, baik itu Matematika, Fisika, Kimia maupun Biologi. Pada aspek lain, perlu juga mendorong peningkatan perluasan wawasan bagi staf pengajar. Lewat forum olimpiade semacam ini, para pendamping para pengajar/dosen di bidang MIPA  bisa dijadikan salah satu indikator sekaligus ukuran untuk melakukan peningkatan kualitas pembelajaran.

Rektor IKIP PGRI, Dr. Muhdi menyampaikan ucapan terima kasih lembaganya kembali dipercaya untuk berlangsungnya penyelenggaraan ON-MIPA 2014.

“Ini untuk ketiga kalinya IKIP PGRI berketempatan sebagai tempat penyelenggaraan ON-MIPA .” ucap Rektor.

 Tampak gambar, peserta sedang konsentrasi mengerjakan soal.

COMMUNITY

Materi Pelatihan