Thursday, February 22, 2018
   
TEXT_SIZE

Dominasi 4 PT Pada Ajang On-Mipa Tingkat Nasional 2014

Semarang -  Empat perguruan tinggi (PT) masing-masing Universitas Gajah Mada (UGM), Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Bandung (ITB), Institut Pertanian Bogor (IPB), masih terlalu tangguh bagi peserta dari PT lain pada ajang Olimpiade Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Perguruan Tinggi (ON MIPA-PT) 2014.

Acara yang diselenggarakan di Hotel Grand Candi selama lima hari (21-25/5) tersebut, diikuti  256 mahasiswa yang terbagi untuk bidang Matematika, Kimia, Fisika, Biologi,  masing-masing  sebanyak 64 mahasiswa.

Pengumuman pemenang yang disampaikan pada saat acara penutupan, telah ditentukan 25 mahasiswa terbaik perbidang dengan pengelompokan : 4 peraih medali emas, 6 peraih medali perak, 10 peraih medali perunggu dan 5 peraih honorable mention.

Pada ajang ini, perolehan medali baik emas, perak, perunggu maupun peraih honorable mention, didominasi mahasiswa yang berasal dari UGM, UI, ITB, IPB.

Kepada peraih medali emas memperoleh uang pembinaan sebesar 6,5 juta rupiah, peraih medali perak sebesar 4,5 juta rupiah, peraih medali perunggu 2,5 juta rupiah, peraih honorable mention 1 juta rupiah.

Khusus pemenang bidang Matematika,  akan dilakukan pembinaan guna menentukan 7 mahasiswa  untuk mewakili Indonesia mengikuti ajang  Internasional Mathematics Competition (IMC) XXI yang akan dilaksanakan pada 28 Juli s.d. 5 Agustus 2014 di Blagoevgrad, Bulgaria. . 

Usai menyerahkan medali Emas, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti,  Dr. Illah Sailah, MS mengatakan, kualitas peserta ON MIPA- PT kali ini lebih baik dari peserta tahun lalu. Indikator ini bisa dicermati dari peraihan nilai.

Kepada peraih medali Emas, Perak, Perunggu maupun peraih Honorable Mention, Dr. Illah berjanji ingin memfasilitasi perolehan beasiswa studi lanjut S2.    

“Kami menyediakan dana abadi pendidikan yang dikelola oleh Kementerian Keuangan melalui  lembaga Pengelolaan dana pendidikan  yang namanya LPDP.” Papar Dr. Illah.

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti tersebut menambahkan, banyak sekali dana yg dapat disalurkan. Tahun pertama ini (2014),  sekitar 400 milyard rupiah.  Ada dua skema, yaitu Beasiswa Presiden Indonesia, yakni memenuhi kriteria bisa masuk ke 50 peringkat dunia, sedangkan untuk beasiswa pendidikan Indonesia bisa masuk ke 500 terbaik dunia.”

COMMUNITY