Monday, June 25, 2018
   
TEXT_SIZE

Unissula Gelar Pertemuan Mahasiswa Se Asia

Kaligawe  -   “Pertemuan ini sangat penting bagi generasi muda untuk menjadi generasi handal. Sebagai ajang saling tukar pengetahuan, ketrampilan, melakukan banyak diskusi dan kegiatan penunjang lainnya yang nantinya bisa menjadi negara-negara di kawasan Asia maju. Jika negara maju, maka rakyat akan sejahtera.”.

Pernyataan ini disampaikan Kepala Biro Bina Sosial, Sudaryanto M.Si mewakili Gubernur Jateng saat membuka Asian Student Summit (ASS) atau pertemuan mahasiswa se-Asia yang diselenggarakan Universitas Islam Sultan Agung  (Unissula) Semarang, baru-baru ini.

Rektor Unissula, Anis Malik Thoha Ph.D menyatakan, pertemuan mahasiswa ini membahas isu-isu global serta mencari solusi atas persoalan global para “young leader” (istilah untuk para peserta pertemuan) mendiskusikan cara-cara penyelesaian masalah global yang menyangkut kemanusiaan, bencana alam yang belakangan ini sering melanda dunia, ketidakadilan serta isu ketidakamanan di berbagai belahan dunia.

Muhammad Rifan, Ketua Panitia ASS menjelaskan, pertemuan selama empat hari tersebut diikuti perwakilan mahasiswa dari Indonesia, Bangladesh, Afganistan, Turki, Malaysia, Thailand. Pertemuan atau konferensi ini membawa misi sosial dan budaya . Peserta diajak ke Sekatul Ungaran untuk melihat budaya Indonesia, ke SLB Semarang untuk meningkatkan rasa sosial, melakukan seminar, sajian budaya dan music etnik.

“Berbagai agenda akan dibahas dalam pertemuan tersebut, antara lain konferensi, sharing budaya wadah bertemunya para pemimpin mahasiswa Asia untuk menambah wawasan mengenai tantangan dan permasalahan lingkup Asia, membangun jejaring di antara mahasiswa se Asia serta memperkenalkan budaya di Jateng, seperti Candi Gedong Songo, Sam Poo Kong, Masjid Agung Jateng, Tugu Muda, Lawang Sewu.” Papar Muhammad Rifan.

COMMUNITY

Materi Pelatihan