Thursday, February 22, 2018
   
TEXT_SIZE

Daya Saing Tenaga Kerja Indonesia, Rendah

Solo-kopertis6.or.id  - Program Studi Magister Manajemen (MM) Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta, Rabu, 03 September 2014, menggelar talkshow “ Daya Saing SDM dan Pasar Tunggal ASEAN “, dalam program acara Unisri News, baru-baru ini.

Talkshow ditayangkan langsung dari studio TATV, menampilkan narasumber, Ketua  dan Sekretaris Program Studi MM, Dr. Y. Djoko Suseno, Msi dan Sutarno, SE, Msi.

Dalam paparannya, Djoko Suseno, mengungkapkan bahwa struktur  tenaga kerja Indonesia berdaya saing rendah. Dari data BPS 2010 tenaga kerja yang berdaya saing baru sekitar 10 persen. Dengan komposisi 5 persen berpendidikan sarjana, sedangkan 5 persen lainnya berpendidikan diploma dan kejuruan.

“ Kondisi yang demikian ini, tentunya menjadi kegelisahan yang menganggu dalam menyonsong pasar tunggal ASEAN. Pemerintah dan para pemangku kepentingan yang  terkait harus mempersiapkan SDM unggul dan berdaya saing.  Pemerintah mengalokasikan dana yang sangat besar  untuk bidang pendidikan  sebagai langkah yang tepat  “ ungkapnya.

Lebih lanjut Djoko Suseno menghimbau kepada seluruh  masyarakat, agar mengawal anggaran pendidikan  yang saat ini tengah digelontorkan,  supaya tujuan meningkatkan SDM unggul dan berdaya saing tinggi bisa terwujud.

Sementara itu, Sekretaris Program Studi MM Unisri, Sutarno menjelaskan, menyongsong pasar tunggal ASEAN, lembaga pendidikan harus merubah paradigma, tidak terkecuali MM Unisri untuk tidak sekedar apa yang bisa diajarkan, namun harus melibatkan pemangku kepentingan dalam menyusun kurikulum agar mampu menjawab tantangan pasar. Di samping itu, mahasiswa juga harus lebih banyak terlibat dalam proses pembelajaran. Dosen hanya berperan sebagai fasilitator,  motivator dan evaluator, pungkasnya.

COMMUNITY