Thursday, June 21, 2018
   
TEXT_SIZE

Empat Progdi Baru Akan Lahir Di STIKES PKU

Solo-kopertis6.or.id   -  Stikes PKU Muhammadiyah Surakarta yang saat ini menyelenggarakan tiga program studi (progdi) , pada tahun depan (2015-red), akan bertambah menjadi tujuh progdi, karena pengajuan empat progdi baru tersebut sudah dalam proses.

“Prosesnya saat ini telah mencapai 50%, tinggal menyiapkan studi kelayakan. Empat progdi baru tersebut meliputi progdi Keperawatan Anestesi (DIV), Elektromedik (DIV), Akupuntur (DIII), Administrasi Rumah Sakit (DIII).”

Pernyataan ini disampaikan langsung Ketua Stikes PKU Muhammadiyah, Weni Hastuti, M.Kes pada saat penyelenggaraan  acara Wisuda ke-19 institusinya yang berlangsung di Hotel Novotel (6/9).

Yang melatar belakangi akan diselenggarakannya empat progdi baru oleh Stikes PKU Muhammadiyah, menurut Weni, karena belum ada perguruan tinggi  yang bisa menjawab kebutuhan. Artinya, kebutuhan akan tenaga keperawatan Anestesi, Elektromedik, Akupuntur maupun Administrasi Rumah Sakit sangat tinggi, sementara belum diimbangi dengan penyelenggaraan pendidikan yang meluluskan profesi tersebut.

“Untuk tenaga Keperawatan Anestesi, kebutuhan di Indonesia mencapai 22.500 orang, sedangkan yang ada saat ini baru dikisaran 2.500 orang.” paparnya.

Saat ini, lanjut Weni, organisasi profesi (OP) untuk Keperawatan Anestesi, baru menyiapkan semua hal untuk pembukaan progdi ini. Jadi, terkait dengan profesi yang akan diluluskan, Insya Allah Stikes PKU Muhammadiyah akan mendirikan pendidikan tersebut. Mudah-mudahan pada tahun ajaran baru 2015, institusi kami sudah dapat menerima mahasiswa baru untuk keempat progdi baru.

“Ada bocoran dari OP, bahwasannya untuk saat ini akan dibatasi  satu propinsi satu. Dengan demikian, apabila institusi kami tahun depan sudah menyelenggarakan progdi Anestesi, maka berarti ini satu-satunya di Jateng.”  tandasnya.

Weni menambahkan, untuk progdi Elektromedik sebenarnya sama, kebutuhan sangat tinggi akan tetapi tidak diikuti pula dengan lulusan dari pengelola progdi tersebut. Karena, saat ini untuk progdi Elektromedik masih dalam masa konversi. Apabila yang dulunya DIII, kini sedang ditingkatkan untuk bisa dikonversi menjadi DIV. Untuk progdi yang satu ini, yang ada baru di Surabaya dan Jakarta.

Sementara itu, Koordinator Kopertis VI, Prof. DYP. Sugiharto pada kesempatan tersebut memberikan motivasi kepada wisudawan melalui orasi ilmiah. Dalam pesannya Koordinator mengajak kepada wisudawan untuk memaknai momentum wisuda sebagai amunisi kemenangan.

Dalam orasi tersebut, apa yang disampaikan Prof. DYP menjadikan suasana ceria, serta menjadikan antusias audien untuk semakin konsen mendengarkan.

“Selain berbobot, gamblang dan mudah dipahami,  bapak tersebut (Prof. DYP-red) acapkali menyampaikan joke-joke segar dengan didukung tampilan slide gambar ilustrasi yang menarik, sehingga kami yang ada di sini bisa tersenyum bahkan tertawa,” kata salah satu orang tua wisudawan yang mengatakan enggan namanya untuk dipublikasikan.

COMMUNITY

Materi Pelatihan