Thursday, February 22, 2018
   
TEXT_SIZE

GAME ONLINE di IC Expo 2014

Semarang-kopertis6.or.id – Internet Club (IC) UNISBANK Semarang menyelenggarakan Dota Copetition atau pertandingan game  dalam IC Expo 2014, bertemakan  Game Technology,  dengan peserta sebagian besar dari mahasiswa kampus setempat selama dua hari (13-14/10)

Ketua panitia, Badrul Huda menyampaikan, IC Expo 2014 diselenggarakan sebagai bentuk respon atas maraknya game online yang terjadi di dunia maya.

Publik sering mencibir, game online membawa dampak negatif   munculnya rasa malas. Tetapi, dibalik itu banyak sisi positif yang sebenarnya bisa dimanfaatkan guna mendukung pengembangan teknologi, seperti pengembangan sistim sound, Keyboard sampai dengan mouse yang dikhususkandan dipakai ketika bermain game online.

“Kita akan mengajak publik, khususnya mahasiswa untuk memanfaatkan maraknya game online, sehingga dapat dimanfaatkan secara positif, jelasnya.” jelas Badrul.

Mahasiswa semester 5 jurusan Akuntansi ini menambahkan, banyak orang bisa mendapatkan penghasilan dengan membuat software game.  Berkat kondisi itulah dalam IC Expo ini salah satunya juga ada seminar dengan tema Game For Life Not  Life For Game. Adapun sebagai pembicara dr. Iwan Setyawan (pakar Seksolog) dan Sony Adi Setyawan dari Taken Creative.

Dalam paparanya Sony menjelaskan, berdasarkan data menkominfo RI, jumlah user Handphone di Indonesia terdapat 270 juta user. Jumlah tersebut melebihi jumlah penduduk Indonesia sebesar 247 juta jiwa. Sedangkan pertumbuhan user android dan IOS di Indonesia semakin meningkat 5 sd 10 persen setiap tahunnya. Bahkan, pemakai android di Indonesia mencapai 500.000 orang perbulannya.

 

“Kondisi ini adalah potensi sasaran atau pasar yang sangat potensial. Bahkan aplikasi atau software game online berbahasa Indonesia minim sekali atau kurang. Dengan demikian, user mempunyai ketergantungan yang sangat tinggi terhadap aplikasi dari asing. Kondisi inilah yang harus kita manfaatkan untuk terus berkreasi dan memunculkan aplikasi aplikasi berbahasa Indonesia sesuai dengan kebutuhan pasar. Dengan banyak menciptakan aplikasi yang sesuai dengan kebutuhan pasar,  tentunya kita bisa mendapatkan penghasilan dari situ,”  pungkasnya.

COMMUNITY