Thursday, February 22, 2018
   
TEXT_SIZE

Birokrat Harus Tinggalkan Mentalitas Priyayi

Bendan Dhuwur – Upacara Bendera peringatan HUT Korpri ke-43 yang berlangsung pagi tadi (1/12) di kantor Kopertis VI berjalan khidmat, diikuti dosen PNS dipekerjakan  di  PTS wilayah Kota Semarang, Kabupaten Semarang dan Kota Salatiga, serta tenaga kependidikan Kopertis VI.

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh Koordinator Kopertis VI, Prof. DYP. Sugiharto, Presiden RI Joko Widodo mengatakan, jajaran KORPRI memahami dan melaksanakan penataan birokrasi, agar menjadikan birokrasi yang bersih, kompeten dan mampu melayani masyarakat dengan lebih cepat.

“Berikan pelayanan birokrasi yang makin cepat, makin akurat, makin murah, makin baik. Tinggalkan mentalitas priyayi atau penguasa. Jadilah birokrat yang melayani dan mengabdi dengan sepenuh hati untuk kejayaan bangsa dan kesejahteraan rakyat.” Harap Presiden.

Dalam pesannya Presiden RI menyampaikan agar anggota KORPRI menjaga kode etik profesi, pedomani sumpah jabatan maupun memegang teguh komitmen Panca Prasetya.

“Buktikan kepada masyarakat bahwa integritas dan kinerja aparatur negara semakin berkualitas dan dapat dibanggakan.” tutur Jokowi.

Presiden menandaskan agar jajaran KORPRI memperkuat koordinasi dan sinergi dalam rangka mempercepat pencapaian target pembangunan. “Tinggalkan ego sektoral dan ego kedaerahan,” tandasnya.

Pada upacara kali ini sebanyak 6 orang dosen PNS diperkejakan memperoleh penganugerahan tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya yang diserahkan langsung oleh Prof. DYP. Sugiharto yang didampingi Sri Sujanti selaku Sekretaris Pelaksana Kopertis VI, serta Kabag dan Kabid.   

COMMUNITY