Friday, February 23, 2018
   
TEXT_SIZE

Menteri Pemberdayaan Perempuan Tinjau Lokasi Pengabdian Masyarakat AKS Ibu Kartini

Pasca letusan dan banjir lahar dingin gunung merapi masih menyisakan dampak dan permasalahan psikologis yang tidak ringan bagi ibu-ibu di barak pengungsian. Kebiasaan sehari-hari yang tidak pernah berhenti dari aktifitas membantu suami di kebun,di sawah dan di rumah,kini harus berhenti total.

Perubahan yang sangat drastis dari kebiasaan yang penuh aktifitas dan sekarang harus diam menunggu kondisi dan situasi yang belum menentu itulah yang menjadi alasan segenap civitas akademika Akademi Kesejahteraan Sosial Ibu Kartini Semarang tergerak untuk sedikit menyumbangkan ilmunya.

Menyadari peran perguruan tinggi untuk melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi khususnya dharma ketiga pengabdian kepada masyarakat, maka AKS Ibu Kartini Semarang bekerjasam dengan Badan Pemberdayaan Perempuan,Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (BP3AKB) Provinsi Jawa Tengahkegiatan pelatihan bagi ibu-ibu pengungsi pasca letusan dan banjir lahar dingin Merapi secara berkesinambungan setiap 2 minggu sekali mulai Maret sampai April 2011 melipupti keterapilan membuat assesories peniti hias untuk jilbab, memasang payet pada jilbab, merenda dan memanfaatkan kain perca untuk pembuatan taplak meja, tutup gelas dan keset dengan lokasi berpindah-pindah dari tempat penampungan pengungsi, diantaranya Desa Ngrajeg, Jumoyo dan Tanjung Kabupaten Magelang.

Pelatihan yang melibatkan dosen beserta mahasiswa dari program Tata Rias dan Tata Busana dinilai sangat positif, dan mendapat respon cukup baik dari peserta ibu-ibu pengungsi, terbukti peserta cukup banyak dan antusias serta berminat untuk membikin sendiri setelah dilatih. Disamping itu ibu-ibu PKK Kabupetan Magelang dan Pembina PKK Propinsi Jawa Tengah juga menyambut baik program ini, bahkan tiga desa yang menjadi lokasi pelatihan ini pada 29 Maret sempat ditinjau langsung oleh Menteri pemberdayaan Perempuan Linda Agum Gumelar, serta Istri Gubernur Jawa Tengah selaku Pembina PKK Propinsi Jawa Tengah.

COMMUNITY