Thursday, June 21, 2018
   
TEXT_SIZE

Empat PTS JATENG Wakili Debat Bahasa Inggris di Tingkat Nasional

         Salatiga - Setelah melalui beberapa tahapan seleksi dalam acara Debat Bahasa Inggris antar perguruan tinggi (PT) se Jawa Tengah, terpilihlah delapan tim debat dari PT untuk mewakili di tingkat nasional.

            Acara berlangsung selama tiga hari di Hotel Beringin, baru-baru ini.

            Kedelapan PT tersebut, yakni UNDIP (juara I), UNES (juara II), UKSW (juara III), UNSOED (Juara IV), UNS, PGRI, UMPurwokerto, UDINUS.

            Kepada juara I sampai dengan IV, memperoleh Tropy, Piagam dan uang pembinaan, sedangkan bagi peringkat V sampai VIII memperoleh uang pembinaan dan piagam.

            Acara  di buka Koordinator Kopertis VI, Prof. Mustafid, diikuti 32 tim debat, masing-masing tim terdiri dari dua orang debater dan satu Adjudicator

            Dalam sambutannya Prof. Mustafid mengatakan, Isu saat ini adalah kompetisi. Salah satu kompetensi yang harus dimiliki salah satunya yaitu menguasai bahasa global, bahasa Inggris. Momentum debat  ini jadikan media untuk mengukur diri sejauhmana kemampuan Saudara berkomunikasi dengan bahasa Inggris.

            Dia menambahkan, Ciri mahasiswa PT dalam berkomunikasi adalah mampu mengenal masalah khususnya yang terkait dengan masalah global. Mahasiswa PT harus mampu menunjukkan jatidirinya sebagai orang yang berpengetahuan, memiliki ide untuk menyelesaikan masalah sesuai dengan ipteks di bidang ilmu masing-masing, memiliki daya nalar tinggi dan sehat, sehingga tidak kehabisan akal.

            Dalam kesempatan tersebut, kepada peserta debat Prof. Mustafid berharap, gunakan bahasa yang santun dan sikap yang sopan selama mengiktui debat.

            Keberhasil meraih juara I, menurut Risky Akita salah satu tim debater dari UNDIP mengatakan,   timnya telah melakukan persiapan dengan baik.

            “Persiapan tim kami dalam menghadapi even ini perlu waktu satu bulan. Dalam setiap satu minggu sekali kami melakukan pelatihan debat. Sedangkan mengenai target di tingkat nasional nanti, dari tim UNDIP menargetkan dapat masuk empat besar,” ungkapnya.

 

            Menanggapi keberhasilan tim UNDIP yang terdiri dari Risky Akita, Edward Sutanto, Muhammad Rizki Fatra, salah satu ketua dewan juri inti  Mashita Insani Kamilia atau yang akrab disapa Mia mengatakan, tim debat dari UNDIP mampu memberikan argumen utamanya apa yang dibutuhkan dari topik debat dengan bertemakan “Teroris sebaiknya tidak dibunuh secara langsung tetapi perlu melalui proses keputusan pengadilan.

            “Dibandingkan dengan tim lain, tim UNDIP dianggap lebih baik dan komprehenship”, ungkap Mia.

COMMUNITY

Materi Pelatihan