Monday, February 26, 2018
   
TEXT_SIZE

Adanya Perbedaan Jadikan Unggulan

Sampangan -   “Sejarah berdirinya Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) tidak lepas dari peran para tokoh Islam yang tergabung dalam organisasi Nahdlatul Ulama (NU). Karena institusi ini menyangkut nama Wahid Hasyim, sehingga yang harus ditonjolkan yakni keislamannya”.

Hal tersebut disampaikan Menteri Agama, Suryadharma Ali saat memberikan kuliah umum sebagai puncak rangkaian peringatan Dies Natalis Unwahas ke-12, di kampus setempat (8/9).

Dia menambahkan, sesuatu yang berbeda (kekhasan) dapat dikemas menjadi sebuah keunggulan. Begitu juga kepemilikan program studi (progdi) baru Ekonomi Islam yang akan dikembangkan Unwahas, berpotensi menjadi progdi unggulan selama dikelola secara baik dan profesional.

Terkait dengan pelaksanaan Dies, Menag mengatakan , momentum ini hendaknya menjadi penguatan komitmen untuk suatu perubahan. Adapun kunci perubahan adalah kebersamaan, tegasnya.

Pada kesempatan tersebut Menag juga  akan mengupayakan pemberian  fasilitas Rusunawa, serta mendukung sepenuhnya keinginan Unwahas untuk memiliki progdi Kedokteran Umum. Sedangkan terhadap diresmikannya Pondok Pesantren (Ponpes)  Tahfidzul Qur’an Unwahas, Menag  menganggap, lahirnya  Ponpres tersebut sesuatu yang luar biasa.

Menag juga memberikan apresiasi berupa pemberian beasiswa kepada 10 mahasiswa Unwahas bagi yang mampu menghafal Al-Qur’an.

Selain Menag Suryadharma Ali, tampak hadir Menteri Perumahan Rakyat (Menpera), Djan Faridz beserta rombongan dari DPR Pusat maupun pejabat  dari Direktorat Jenderal Kementerian Agama. (wid).

COMMUNITY