Thursday, February 22, 2018
   
TEXT_SIZE

LULUSAN AKPELNI SEMAKIN SIAP GO INTERNASIONAL

Bendan NduwurUntuk menjadi seorang pelaut bertaraf internasional,  ketentuan yang harus dipenuhi, yakni memenuhi persyaratan yang dikeluarkan oleh IMO, seperti Amandemen Manila 2010.

            “Taruna AKPELNI benar-benar kita persiapkan untuk menjadi seorang pelaut bertaraf internasional.  Prosentase yang dapat dipenuhi lembaga kami  terhadap ketentuan akan persyaratan tersebut dapat dikatakan mendekati angka 60%. Adapun kekurangannya terkendala pada peralatan yang belum kami miliki. Namun demikian, itu semua bisa kita siasati dengan melakukan praktek di Growth Centre dan BPLP.

            Pernyataan tersebut disampaikan Direktur AKPELNI, Djajari, M.Si ketika dihubungi usai penyelenggaraan upacara wisuda di kampus setempat, baru-baru ini.

            Djajari menambahkan, dalam waktu dekat lembaganya akan melakukan pembelian alat simulator mesin kapal senilai kurang lebih 1 milyard rupiah, guna melengkapi peralatan sarana praktik di kampusnya.

            “Rencana pembelian alat simulator mesin pendanaannya tidak diperoleh dari hibah, tapi benar-benar murni dari uang yayasan.  Dalam waktu dekat, kami juga akan menambah fasilitas asrama mahasiswa. Jadi, nantinya mahasiswa tidak perlu cari kos, serta akan lebih konsen melakukan pembelajaran”, tegas Djajari.  

            Sementara itu, dalam upacara wisuda yang digelar di lapangan terbuka, Inspektur upacara, Capt. Carolus G Sengadji, MM.M. Mar selaku Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan Tanjung Emas Kelas I Semarang dalam sambutannya mengatakan, para wisudawan jangan berhenti belajar, tingkatkan terus kemampuan diri pada jenjang berikutnya

            Wisuda AKPELNI ke-35 kali ini sebanyak 156 Taruna, dengan rincian, Jurusan Nautika 57 taruna, Jurusan Teknika 59 taruna, Jurusan Tatalaksana 40 taruna.

            Upacara Wisuda dimeriahkan oleh drum band dan Barongsai yang dibawakan oleh taruna setempat.

COMMUNITY