Thursday, February 22, 2018
   
TEXT_SIZE

DOSEN HARUS INOVATIF

Semarang -  “Berprofesi sebagai dosen, keberadaannya dituntut meningkatkan kemampuan diri, sehingga mengerti apa yang harus dilakukan sebagai pengajar. Senantiasa belajar dan belajar, mutlak perlu dilakukan dosen. Kesadaran berinovasi merupakan kata kunci dari itu semua”.


                Pernyataan ini disampaikan Ketua APTISI, Prof. Brojo S dalam kesempatan membuka pelatihan Pentaloka Peningkatan Ketrampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) Kurikulum Berbasis Kompetensi bagi dosen PTS di Jawa Tengah,  diselenggarakan APTISI Wilayah VI di Hotel Grasia Semarang, baru-baru ini.

                Prof. Brojo mengharapkan, pelatihan agar dianggap sebagai media sering. Untuk itu, sebaiknya peserta lebih terbuka.

                “Kita saat ini butuh keterbukaan. APTISI berperan menterjemahkan apa yang harus diketahui dan dikerjakan dalam konteks sering, misalkan mengenai adanya perubahan sosial, perubahan regulasi maupun peraturan lainnya, harus disikapi sebagai dinamika proses bagi profesi dosen.

                Koordinator Kopertis VI, Bapak DYP yang dalam hal ini diwakili Sekretaris Pelaksana, Sri Sujanti, SH mengatakan, Pekerti merupakan program pelatihan bagi dosen muda untuk peningkatan kompetensi maupun profesionalisme, utamanya peningkatan ketrampilan pedagogis.

                Kepada peserta pentaloka Sujanti berpesan untuk mengiktui program lanjutan, yakni Applied Approach (AA).

                Dalam upaya memuluskan strategi peningkatan kualitas perguruan tinggi, dosen perlu dioptimalkan perannya.

                “Bagi dosen yang belum studi lanjut, silahkan melakukan studi lanjut. Sedangkan bagi yang belum memiliki jabatan fungsional, silahkan mengajukan, selama Saudara telah lulus dan memiliki ijazah pendidikan S2. strategi lain dalam konteks peningkatan kualitas PT melalui pemanfaatan keunikan yang dibangun untuk dijadikan unggulan. Pada prinsipnya saya respek dan mendukung PTS yang berkeinginan maju dan berkembang. Mari kita bangun kebersamaan antara Kopertis, APTISI maupun PTS di Jateng, bersinergi dengan bersama-sama membangun visi untuk menjadikan Jawa Tengah sebagai sentral pendidikan.” Jelas Sujanti, SH.

                Peserta pelatihan sebanyak 58 orang peserta. Pelatihan direncakan selama empat hari, dari tanggal 13 s.d 16 Januari 2013.

 

 

COMMUNITY