Tuesday, September 29, 2020
   
TEXT_SIZE

GANJAR APRESIASI SEMINAR FAK. FARMASI UNWAHAS

Semarang-kopertis6.or.id- Indonesia terkenal dan kaya raya akan keanekaragaman spesies tumbuhan, namun dalam aspek penggelolaan dapat dikatakan belum optimal.

“Kita memiliki 30 ribu spesies tumbuhan, 500 diantaranya masuk dalam spesies tumbuhan obat. Dalam konteks farmasi kita sebenarnya kaya raya, pertanyaannya  apakah kita telah memanfaatkan kekayaan ini ?”

Pernyataan ini dilontarkan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat menghadiri acara Seminar Nasional “Peluang Herbal Sebagai Alternative Medicine” yang diselenggarakan Fakultas Farmasi Universitas Wahid Hasyim (Unwahas), di Hotel Grasia Semarang, 12 September 2015.

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, dari hasil riset tanaman obat dan jamu saat ini, ada lima jamu yang sensitifasi  kegunaannya untuk  hipertensi level ringan, kadar asam urat tinggi,wasir, gangguan lambung, nyeri sendi. “Masih terdapat 2500 macam, ini PR bagi Bapak/Ibu apabila ingin menggembangkan masih terbuka luas kesempatan. “ tuturnya.

Pria yang pernah mengenyam pendidikan S1 di Fakultas Hukum UGM tersebut menegaskan, Jateng merupakan pusatnya pabrik-pabrik besar jamu, dan kita memiliki Balai Besar penelitian obat-obatan, litbang tanaman obat dan obat tradisional di Tawangmanggu Karanganyar. “Saya dorong dan proteksi betul agar ini berkembang.

Ganjar mengapresiasi kegiatan ini,  dan sangat setuju akan rencana rektor Unwahas yang berkeinginan menjadikan seminar ini sekupnya menjadi seminar internasional di tahun depan.  “Paling tidak undang dari Cina dan India yang kita anggap jauh lebih maju dibidang herbal medicine.” saranya.

Diakhir sambutan, orang nomor satu di Jateng tersebut berharap adanya pengembangan ide, sehingga dari seminar ini dapat dikembangkan pada public police.

Narasumber terdiri dari Prof. Dr. dr. Ign. Riswanto, Sp.B dengan materi Penggunaan Herbal sebagai alternative Medicine pada Pelayanan Kesehatan Formal, Dr.Rer.Nat. Ronny Martin, M.Si dengan materi Perkembangan Teknologi Nanopartikel dalam Produk Herbal dan Kajian Penggunaan Nano Partikel, Nurwenda Novan Maulana, M.S dengan materi Peluang Bisnis T Nanopartikel dalam Produk Herbal.

Tampak gambar, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo menerima kenang-kenangan dari rektor Unwahas, Dr. Noor Achmad.

COMMUNITY

Materi Pelatihan