Thursday, February 20, 2020
   
TEXT_SIZE

PT Curang Masuk Ranah Pidana

Semarang-kopertis6.or.id – Jika terdapat perguruan tinggi (PT) bermasalah, katakanlah PT tersebut melakukan kecurangan seperti mengeluarkan ijazah tanpa haknya dan dengan cara yang tidak benar, menurut Kemenristek-Dikti, Prof. H. Mohammad Nasir, hal tersebut masuk dalam ranah pidana.

“Bagi PT yang melakukan kecurangan akan kami pidanakan. Urusan kecurangan akan kami serahkan pada Kepolisian dan Kejaksaan. “ Pernyataan tersebut disampaikan usai memberikan pengarahan di acara Rakor Pimpinan Badan Penyelenggara PTS dan Pimpinan PTS di Jateng yang berlangsung di Patra Hotel, Senin, 12 Oktober 2015.

Prof. Nasir menegaskan, sepanjang PT mengikuti aturan yang benar, maka lulusan PT kita akui. Untuk itu, jangan sekali-kali PT melakukan kecurangan. Sedangkan bagi PT yang saat ini kita beri sanksi penonaktifan, maka akan kami lakukan pembinaan.

Terhadap apa yang disampaikan Menristek-Dikti, Koordinator Kopertis VI mengatakan, di Jateng ada empat PTS, tetapi yang dua sudah lama tidak operasi, sedangkan yang dua lainnya dalam wilayah pembinaan Kopertis VI, karena dosennya belum memenuhi kualifikasi S2 maupun yang terkait pelaporan akademik di PD-Dikti yang belum beres.

“PTS tersebut tidak dibekukan, namun dinonaktifkan. Selama belum aktif kembali tentunya tidak dapat menerima mahasiswa baru maupun melaksanakan wisuda. Namun demikian, proses perkuliahan tetap jalan.” tegasnya.

Mengenai penyelenggaraan Rakor, Prof. DYP menyampaikan harapan adanya pemahaman persepsi tentang berbagai regulasi manajemen PT. Fokusnya adalah upaya penguatan PTS di Kopertis VI dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA).

“Antisipasinya, saat MEA diberlakukan andalannya adalah lulusan PT. Untuk itu, agar lulusan PT memenuhi ketentuan akan kualitas harus ada dukungan dari komponen yayasan, pimpinan PT, komponen dosen. Sehingga, kita bertemu di sini dengan harapan antara komponen yayasan dan komponen PT memiliki persepsi yang sama untuk meningkatkan kualitas manajemen pengelolaan PT dalam menghantarkan lulusan yang memiliki kemampuan berkompetisi” papar orang nomor satu di jajaran Kopertis VI tersebut. 

COMMUNITY

Materi Pelatihan