Tuesday, October 20, 2020
   
TEXT_SIZE

UNISNU Gandeng Kopertis VI Gelar Lokakarya AA

Jepara – Kopertis6.or.id – Sebagaimana amanat Permenristekdikti nomor 44 tahun 2015 mengenai standar nasional pendidikan tinggi menjelaskan tentang kompetensi yang sesuai dengan capaian pembelajaran, diperlukan standar dalam penyusunan komponen pembelajaran yang tepat. Untuk itu, Universitas  Islam Nahdlatul Ulama (UNISNU) Jepara menyelenggrakan  Lokakarya Applied Approach (AA), tindak lanjut  dari pelatihan Pekerti yang telah dilaksanakan tahun lalu, berlangsung di kampus setempat, dari tanggal 1-4 Februari 2016, diikuti 53 dosen.

Wakil Rektor I,  Dr. Sa’dullah Assaidi berpesan,  selama pelatihan senantiasa memperhatikan betul apa yang disampaikan  pemateri.

Koordinator Kopertis VI, Prof. DYP. Sugiharto yang dalam hal ini diwakili Kabid. Akademik Kemahasiswaan dan Kelembagaan, Agung Purwanto SH, menyampaikan apresiasi langkah UNISNU dalam pelaksanaan lokakarya ini. “Dari yang telah mendapatkan sertifikasi pekerti dan AA di lingkungan Kopertis VI Jateng,  dipastikan UNISNU Jepara selalu up to date tiap tahunnya “ ucapnya.

Sementara,  Ketua YAPTINU Jepara, KH. Ali Irfan Mukhtar dalam pesannya mengatakan tentang pentingnya integritas keilmuan berbasis riset. “ Arus globalisasi perlu penyesuaian agar lebih berdaya dan bermanfaat.  Dalam Islam,  segala bentuk keilmuan harus diamalkan sesuai jaman yang terus berkembang, sehingga NU harus selalu kontekstual dan moderat dalam menjawab tantangan waktu.” tegasnya.

Di akhir pelatihan, peserta wajib membuat  tugas yang digunakan sebagai syarat mendapatkan sertifikat AA dari Kopertis. Sertifikat pekerti dan AA,  merupakan pengganti akta V,  berfungsi layaknya SIM untuk mengajar di perguruan tinggi. Saat ini akta IV dan V sudah tidak ada lagi, akta IV sendiri digantikan dengan akta mengajar sedangkan pekerti dan AA sebagai pengganti akta V.

Melalui pelatihan ini diharapkan istilah tersebut tidak lagi membuat bingung, karena itulah Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) memiliki program yang mengharuskan dosen mengikuti pelatihan Pekerti dan AA. Pekerti prinsipnya mengenai masalah dasar, sedangkan AA sebagai pengembangannya.

COMMUNITY

Materi Pelatihan