Saturday, September 26, 2020
   
TEXT_SIZE

2016, Tahun Kebangkitan Teknologi



Solo-kopertis6.or.id  - Peringatan Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-21 yang dipusatkan di Stadion Manahan Solo  pada Rabu, 10 Agustus 2016 kemarin, dihadiri mantan Presiden RI, Prof. BJ. Habibie, Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Puan Maharani, Menristekdikti Prof. Dr. Mohamad Nasir, Menteri Kesehatan Prof. Dr. Nila Djuwita Moeloek,  serta Mendagri Tjahjo Kumolo.

Saat membuka acara, Puan menyampaikan, Peringatan Hakteknas ke 21 merupakan momentum memperbarui komitmen dan semangat pembangunan, untuk menguasai teknologi dan memiliki keberanian dalam  melakukan terobosan inovatif menghadapi tantangan global.

“Peringatan Hakteknas sudah kita lakukan semenjak 1995. Gagasan ini dicetuskan oleh Prof. BJ. Habibie. Pada tahun tersebut, kita bisa membuat pesawat N250. Pesawat ini merupakan satu-satunya di dunia yang memiliki prototype yang diakui dunia internasional.” kata Puan

Dijelaskan oleh Puan,  seiring perjalanan waktu N250 tidak bisa lagi diproduksi, karena situasi yang tidak memungkinkan. Hal tersebut tentu merupakan sejarah yang tidak dapat begitu saja dilupakan. “Dengan perkembangan waktu, dimana hari ini kita merayakan Hakteknas, beliau  (Prof. BJ. Habibie) menyempatkan hadir untuk menyaksikan karya anak bangsa, salah satunya yaitu  pesawat N219.” Paparnya.

“Dengan inovasi-inovasi yang dilakukan semoga hasilnya lebih baik. Tetapi, apakah ini bisa bersaing di dunia internasional, tentu saja kita perlu adanya masukan-masukan atau dukungan dari beliau yang selama ini sudah berkarya atas nama Indonesia,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut Puan juga membeberkan beberapa capaian riset dan pengembangan teknologi yang telah berhasil diproduksi oleh industri Indonesia, seperti alat kesehatan, benih unggul, sarana dan prasarana transportasi sampai dengan alutsista.

“Saya berikan apresiasi atas keberhasilan tersebut. Semua yang dicapai  perlu terus ditingkatkan dan dikembangkan, agar semakin memperkuat upaya membangun kekuatan kemandirian bangsa.”

“Kebangkitan teknologi nasional tentunya dimulai dari kebangkitan mutu SDM. Tanpa unggul di bidang pendidikan dan karakter  akan sulit meraih kebangkitan teknologi secara keberlanjutan. Untuk itu, mari kita jadikan tahun ini sebagai Kebangkitan Teknologi,” pungkasnya.

Tampak gambar : Dari ki-ka: Dirut Pindad Abraham Mose; Menristekdikti, Prof. Dr. M. Nasir; Menko Puan Maharani; Menkes Prof. Dr. Nila Moeloek; dan Sekjen Kemenristekdikti Prof. Dr. Ainun Na'im berfoto di depan "Pindad Excava 200".

COMMUNITY

Materi Pelatihan