Tuesday, March 31, 2020
   
TEXT_SIZE

Prof. BJ. Habibie Dinobatkan Sebagai Tokoh Inovasi Nasional

Solo-kopertis6.or.id - Puncak peringatan acara Hari Kebangkitan Teknologi Nasional (Hakteknas) ke-21 tahun 2016, sengaja digelar di Solo dengan maksud untuk mendorong dan  menumbuh kembangkan inovasi di daerah yang berbasis potensi sumber daya daerah. Disamping itu, kota Solo merupakan salah satu kota yang mencerminkan dan mengembangkan wahana inovasi melalui techno parknya.

 

Pernyataan Menristek Dikti, Mohamad Nasir tersebut disampaikan saat memberikan laporan pada acara peringatan  Hakteknas yang berlangsung di Stadion Manahan Solo, Rabu siang 10 Agustus 2016.

Dikatakan oleh Nasir, Hatkitnas diselenggarakan sebagai wujud penghargaan dan apresiasi atas keberhasilan anak bangsa di bidang iptek, ditandai dengan lahirnya  produk inovasi yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta kemandirian dan daya saing bangsa.

“Mewakili komunitas iptek, kami menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Menteri Koordinator (Menko) Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Puan Maharani yang sudah hadir di sini atas nama presiden, untuk meresmikan sekaligus  mendorong semangat para peneliti dan rekayasa di bidang teknologi agar terus berinovasi.” Tandasnya.

Lebih lanjut Menristek Dikti melaporkan, untuk cabang Riset pengembangan dan inovasi yang membanggakan, antara lain dari perguruan tinggi ada UGM, melalui unit usaha PT. Swayasa Prakasa  telah mampu memproduksi obat penderita hidrocephalus. Dari PT. Bio Farma  mampu memproduksi vaksin  yang  memenuhi standar WHO.

Puncak acara Harteknas dilakukan penyerahan anugrah kepada Prof. BJ. Habibie sebagai tokoh inovasi nasional. Penganugerahan yang lain juga diberikan kepada pegiat iptek  berprestasi.

COMMUNITY

Materi Pelatihan