Tuesday, September 29, 2020
   
TEXT_SIZE

Lulusan Akper Ngudi Waluyo Diajak Kerja Nyata, Mandiri, dan Berkarakter



Ungaran-kopertis6.or.id – Lulusan Akper Ngudi Waluyo diajak untuk bekerja nyata, mandiri, dan berkarakter. Pesan  ini disampaikan Koordinator Kopertis Wilayah VI, Prof Dr. DYP Sugiharto dalam sambutannya pada acara Wisuda Akademi Keperawatan Ngudi Waluyo yang berlangsung di Aula Kampus Terpadu Ngudi Waluyo, Kabupaten Semarang, Rabu (24/8).

Lebih lanjut dikatakan bahwa ajakan ini muncul karena wisuda berbarengan dengan momentum Hari Kemerdekaan RI ke-71. Kerja nyata diartikan bahwa sebagai seorang Ahli Madya  Keperawatan harus melakukan apa yang bisa dilakukan. “Tidak ada kata berandai-andai, lakukanlah yang bisa saudara lakukan,” tegasnya.

Selanjutnya adalah mandiri, wisudawan diharapkan untuk mandiri, tidak perlu menunggu teman, lakukan secara mandiri dan tidak bergantung kepada orang lain. “Mau memilih sebagai driver atau penumpang, penumpang hanya menunggu, boleh mengantuk, boleh tertidur, dengan kata lain adalah pengangguran yang terdidik”. “Jadilah pengemudi, yang tahu kemana tujuannya, menjalankan mobil dan bekerja secara nyata,” lanjut Prof. DYP.

Wisudawan juga diharapkan berkarakter. Berkarakter disini adalah mempunyai karakter yang rendah hati dan jujur. “Apabila sudah memenuhi tiga pesan tersebut, maka saudara semua akan menjadi pribadi yang siap kerja.” Pungkasnya.

Sebanyak 136 wisudawan yang terbagi dalam tiga kelas diwisuda oleh Direktur Akper Ngudi Waluyo, Joyo Minardo, S.Kep., Ns., M.Kes. Joyo berharap, semoga semua ilmu yang telah diperoleh wisudawan dapat berguna bagi kepentingan masyarakat maupun pendidikan.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan pengambilan Sumpah Profesi yang dipimpin oleh Her Basuki, S.Kp., M.Kes, Wakil Ketua Bidang Hubungan Antar Lembaga, DPW Persatuan Perawat Naional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Tampak hadir perwakilan dari Republik Demokratik Timor leste yang menyaksikan 48 mahasiswa asal Timor Leste ikut diwisuda, serta perwakilan Yayasan Ngudi Waluyo sebagai badan penyelenggara.

COMMUNITY

Materi Pelatihan