Friday, February 28, 2020
   
TEXT_SIZE

“Semar Bangun Kayangan” Meriahkan Dies Natalis ke-55 Untag Semarang

Semarang-lldikti6.or.id – Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk oleh Dalang Ki Sigit Ariyanto asal Rembang  dengan mengambil lakon “Semar Bangun Kayangan”, dalam rangka peringatan Dies Natali ke-55 Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Semarang, di gelar dipelataran kampus Bendan Dhuwur dengan dihadiri berbagai tokoh masyarakat, seperti Sekretaris Daerah (Setda) Jateng Dr. Sri Puryono, Setda Kota Semarang Adi Tri Hananto beserta Camat, Lurah dan Kapolsek Gajahmungkur, beserta masyarakat luas (21/8).

Filosofi dari pengambilan lakon ini menurut Dr, Sri Puryono adalah kemenangan akan selalu berada dipihak yang benar, sedangkan keangkaramurkaan akan berakhir pada kekalahan.

“Wayang kulit merupakan budaya Jawa yang memiliki nilai adi luhung, sehingga perlu dijaga dan dilestarikan. Wayang bernilai seni tinggi, sehingga tidak saja sekedar hanya menjadi tontonan, akan tetapi dapat menjadi tuntunan bagi umat manusia dalam mengarungi kehidupan.” 

Hal ini disampaikan Setda Jateng Dr. Sri Puryono ketika memberikan sambutan sebelum acara pemotongan tumpeng dan pagelaran wayang dimulai. Sedangkan terkait dengan pelaksanaan dies ke-55, dirinya menilai Untag Semarang semakin maju dan semakin hebat. 

“Untag kian diminati. Pada tahun ajaran baru 2018/2019 yang mendaftar semakin meningkat. Mudah-mudahan Untag  juga memiliki warna tersendiri terkait dengan pendidikan, yakni mampu menjadi bentengnya Pancasila ” harapkan 

Rektor, Dr. Suparno  pada kesempatan tersebut menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang hadir dalam acara wayangan. “Penyelenggaraan acara ini terinspirasi dari keinginan Pak Sekda, dan kami  merealisasikannya. Terima kasih kepada semua yang rawuh di sini.” katanya 

Tampak gambar : Rektor Untag, Dr. Suparno bersama Setda Jateng. Dr. Sri Puryono didaulat ke panggung untuk menyumbangkan sebuah lagu bersama salah satu pesinden.

 

COMMUNITY

Materi Pelatihan