Saturday, February 22, 2020
   
TEXT_SIZE

Era Millenial, Jadikan Tantangan Sebagai Peluang

Semarang-lldikti6.ristekdikti.go.id - Pada era milenial 4.0 saat ini, kita harus dapat cepat beradaptasi dengan perubahan, sehingga segala tantangan perlu dihadapi secara optimis, agar menghasilkan peluang. Revolusi industri 4.0 identik dengan pergeseran dari yang sifatnya konfensional menuju digital, dimana merupakan sebuah tantangan bagi para lulusan perguruan tinggi yang akan memasuki babak baru di dunia kerja.

“Mensikapi era distrupsi yang dituntut tidak hanya lulusan, tetapi juga penyelenggara perguruan tinggi khususnya dalam hal kolaborasi, sekaligus mendorong para lulusan yang dihasilkan untuk memiliki jiwa yang kompetitif.”

Pernyataan ini disampaikan Sekretaris LLDIKTI Wilayah VI Jateng Amsar, saat menjadi salah satu narasumber pada acara pemberian pembekalan calon lulusan STIE Semarang sebelum diwisuda. Acara yang berlangsung di Patra Hotel, Rabu, 12 Desember 2018 tersebut, diikuti sebanyak 177 calon wisudawan.

Menurutnya, tantangan jangan dijadikan satu hal yang membebani kita, justru jadikan ini sebagai peluang. Untuk itu, di era 4.0 para lulusan perguruan tinggi diharapkan dapat berupaya lebih keras dan belajar lebih banyak, agar memiliki jiwa adaptif yang inovatif dengan berorientasi pada pemecahan masalah.

“Selain hal tersebut, lulusan perguruan tinggi juga diharap mampu bekerja secara tim dengan semangat kolaboratif agar dapat berkompetisi dan antusias terhadap tantangan.” tegas Amsar

Sedangkan untuk perguruan tinggi juga perlu melakukan perubahan terhadap metode pembelajaran yang diarahkan pada daya saing. “Kuantitas saat ini bukan lagi menjadi indikator utama bagi suatu perguruan tinggi dalam mencapai kesuksesan. Begitu pula ijazah bukan sebagai kunci utama untuk kesuksesan seseorang, jika tidak didukung oleh kompetensi.” ungkapnya

Pada kesempatan tersebut Amsar mengarahkan STIE Semarang dalam mensikapi era perubahan melalui para lulusannya dengan melakukan penyesuaian sarana dan prasarana pembelajaran khususnya terkait teknologi informasi, internet, analisis big data, dan komputerisasi.

Ketua STIE Semarang Dr. Sunarto saat dihubungi menjelaskan, pembekalan kepada calon wisudawan sebagai bentuk pencerahan maupun penguatan untuk menghadapi tugas-tugas ke depan dalam rangka mengaplikasikan ipteks yang selama ini diperoleh.

Adapun menanggapi apa yang disampaikan Sekretaris LLDIKTI Wilayah VI Jateng terkait dengan era 4.0 tersebut, Sunarto akan melakukan berbagai pembenahan, utamanya dalam penguasaan teknologi informasi khususnya bagi dosen, sehingga dalam proses pembelajaran nanti dapat menyesuaikan diri dengan kondisi yang ada saat ini.

Selain Amsar, narasumber lain adalah Prof. Ruly Indawan dari Deputi Kelembagaan  Kementerian Koperasi dan UKM RI (sebagaimana tampak dalam gambar)

     

COMMUNITY

Materi Pelatihan