Wednesday, July 23, 2014
   
Text Size

Dirjen Dikti Lantik Pejabat Eselon IV BPLPT

Bendan Nduwur – Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. Joko Santoso, melantik Pejabat Eselon IV Balai Pengembangan dan Layanan Pendidikan Tinggi (BPLPT), masing masing Siwi Ekoyati, diangkat dalam jabatan Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Bambang Widodo, diangkat dalam jabatan sebagai Kepala Seksi Pelatihan dan Ujian Kompetensi, Nany Tjakrawati, diangkat dalam jabatan sebagai Kepala Seksi Pelayanan Praktik, berlangsung di kantor setempat (15/2).

Pengangkatan tersebut berdasarkan SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan nomor 281/E/O/2011. Adapun ke-tiga pejabat yang  dilantik, sebelumnya merupakan staf Kopertis Wilayah VI yang dialihtugaskan ke BPLTP. 

            Dalam sambutannya Prof. Joko Santoso mengatakan, “sebagai upaya mempertegas status kelembagaan, BPLPT yang sebelumnya bernama Semarang Growth Centre (SGC) Kopertis Wilayah VI, akan berubah bentuk menjadi Politeknik Negeri Kemaritiman Indonesia, dengan payung hukum Perpres No. 8/2012. Pendirian Politeknik Kemaritiman dipandang perlu, karena belum adanya pendidikan kemaritiman di bawah naungan Kemdiknas. Pertimbangan lain, semasa masih berbentuk SGC maupun BPLPT, institusi ini dianggap telah berhasil mendidik para calon pelaut. Berkat keberhasilan tersebut, BPLPT layak berubah bentuk menjadi lembaga pendidikan formal berupa politeknik”.

            Dia menambahkan, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Prof. M. Nuh, akan datang ke sini untuk meresmikan. Waktunya tidak lama, diperkirakan pertengahan tahun ini. Ditargetkan, tahun ajaran baru 2012/2012 Politeknik Negeri Kemaritiman Indonesia sudah menerima mahasiswa dan melakukan proses belajar mengajar.

            Menanggapi apa yang disampaikan Prof. Joko Santoso, Kepala BPLPT, Sri Tutie Rahayu mengatakan, lembaganya telah mempersiapkan diri sebaik mungkin terhadap segala ketentuan yang dipersyaratkan dalam menuju perubahan bentuk menjadi politeknik, sehingga nanti ketika akan diresmikan Menkemdikbud sudah tidak ada masalah

Bahasa Lainnya

COMMUNITY

Map

Newspaper

Berita Dikti