Wednesday, December 12, 2018
   
TEXT_SIZE

Warek I Unwahas Lepas 1010 Mahasiswa KKN

Sampangan-kopertis6.or.id – Sebanyak 1010 mahasiswa dari berbagai Fakultas di Universitas Wahid Hasyim (Unwahas) belum lama ini (29/7) di lepas Wakil Rektor (Warek) I Bidang Akademik, Dr Mudzakkir Ali MA untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) yang akan berlangsung selama satu bulan, dimulai 1-31 Agustus 2018.

Pelepasan mahasiswa KKN tersebut berlangsung di kampus Sampangan (29/7), ditandai dengan acara simbolis pemakaian jaket almamater kepada salah satu mahasiswa peserta KKN oleh Mudzakkir.

Dalam pengarahannya Mudzakkir menyampaikan terkait visi dan misi kampus dan nilai-nilai aswaja yang terkait dengan toleransi, keseimbangan dan keadilan. Sedangkan mengenai target KKN, secara akademik diharapkan mahasiswa dapat membantu persoalan yang ada wilayah dimana mereka melakukan pengabdian kepada masyarakat.

“Selama menjalankan KKN kita harapkan para mahasiswa dapat memberikam  kesan positif kepada warga setempat, serta menjaga almamater.”  Tegas Mudzakkir.

KKN kali ini Unwahas menggambil lokasi ditiga Kecamatan, masing-masing Gajahmungkur, Mijen dan Gunungpati. “Untuk Kecamatan Gunungpati 16 Kelurahan, Kecamatan Mijen 14 Kelurahan, Gajahmungkur 8 Kelurahan. Satu kelompok terdiri dari  antara 20 sampai dengan 25 mahasiswa dari berbagai fakultas.”

Pernyataan ini disampaikan Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LP2M) Unwahas Ifada Retno Ekaningrum, M.Ag saat dihubungi usai acara pelepasan mahasiswa KKN.   

Ia menambahkan, untuk mahasiswa dari Fakultas Ekonomi didelegasikan  mengikuti KKN tematik dengan jumlah mahasiswa sebanyak 100 orang dengan lokasi di Kabupaten Demak. Untuk target KKN kali ini sesuai tema adalah melakukan sosialisasi hidup sehat dan ekonomi kreatif berkarakter Aswaja.

”Hidup sehat juga mendukung pemerintah sebagaimana program GEMAS (Gerakan Masyarakat Sehat) yang masih relevan dari tahun ke tahun.” papar Ifada

Program KKN ini dibawah dosen pembimbing lapangan sebanyak 19 orang. “Setiap dosen menaungi dua kelompok, dan setiap kecamatan juga akan dibentuk korcam, sehingga akan ada koordinasi dapat efektif.”  jelasnya

 

COMMUNITY

Materi Pelatihan