Thursday, November 15, 2018
   
TEXT_SIZE

Sosialisasi Pendidikan Anti Radikalisme di Untag, Sukses

Semarang-LLDIKTI Wilayah VI –  Mengantisipasi terhadap masuknya faham radikalisme di lingkup perguruan tinggi, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, MM menginstruksikan kepada pimpinan perguruan tinggi di Jateng untuk membuat pola sebagaimana yang disampaikan dalam materinya saat melakukan sosialisasi pendidikan anti radikalisme yang diselenggarakan Untag Semarang bekerjasama dengan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah VI Jateng, Jum’at (10/8).

“Kami berikan traitmen kepada para pimpinan perguruan tinggi mengenai modus-modus cara mereka masuk. Selanjutnya, masing-masing perguruan tinggi membuat pola seperti  apa yang tadi kami sampaikan.”

Pernyataan dilontarkan Komjen Pol. Suhardi Alius, MM kepada awak media usai menyampaikan materi sosialisasi.

Menurutunya, sebagai upaya mencegah terhadap paham-paham radikalisme tersebut, Ia berharap adanya penerapan pola yang sama di perguruan tinggi. “Mengenai pencegahan ini kami dari BNPT tidak perlu masuk, yang masuk cukup dari manajemen perguruan tinggi masing-masing. Hal ini dimaksudkan agar mekanisme seperti ini dapat berjalan dengan baik.” ungkap Komjen Pol Suhardi Alius.

Kepala BNPT membeberkan,  jumlah pengikut faham radikalisme di Indonesia secara kuantitas masih tergolong kecil. Akan tetapi, dapat menjadi rusak semuanya. “Kita mendidik generasi muda calon penerus bangsa. Kita berusaha melakukan reduksi, jika perlu paham-paham tersebut kita hilangkan tetapi tidak menganggu proses belajar mengajar, sehingga kita betul-betul akan mendapatkan peserta didik berkualitas.” tegasnya

Dalam pesannya kepada masyarakat luas Komjen Pol. Suhardi Alius berharap agar para mantan teroris tidak dimarginalkan. Jika ini dilakukan, kemungkinan mereka akan balik kembali kejaringan semula. “Mari kita bangun benih-benih kedamaian, kesatuan integrasi harus benar-benar dilaksanakan. Dua hal yang mempengaruhi keberhasilan progress kami. Pertama, internal yang bersangkutan ada niat untuk berubah. Kedua, bagaimana penerimaan masyarakat kepada mereka (mantan teroris).” ungkapnya

Sementara itu, rektor Untag Semarang Dr. Suparno mengajak jajaran pimpinan perguruan tinggi di Jateng untuk bersama mendidik mahasiswa agar terbebas dari radikalisme dan terorisme. “Kami sebagai kampus berwawasan kebangsaan sangat konsen terhadap hal ini, sehingga kami mengajak kepada perguruan tinggi di Jateng ini untuk mendidik mahasiswa dengan benar. Insya Allah kalau kita didik dengan benar jalannya akan lurus.” pintanya

Hadir dalam acara tersebut Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Kapolda Jateng Irjen Pol. Drs. Condro Kirono, MM,M.Hum, Kepala LLDIKTI Wilayah VI Prof.Dr.H. DYP. Sugiharto, M.Pd.Kons, serta pimpinan Perguruan tinggi di Jateng.

Tampak gambar : Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol. Drs. Suhardi Alius, MM saat melakukan tanya jawab dengan pimpinan perguruan tinggi di Jawa Tengah yang dipandu oleh Wakil Rektor IV Bidang Kerjasama Untag Semarang, Dr. Retno M, SH,MH selaku moderator.  

 

     

COMMUNITY

Materi Pelatihan