Monday, December 16, 2019
   
TEXT_SIZE

Era Keterbukaan TI Direspon STIE Semarang Melalui Peningkatan Spiritual

 

Semarang-lldikti6.ristekdikti.go.id - Keinginan STIE Semarang meningkatkan nilai-nilai spiritualitas mahasiswa dan seluruh komponen internalnya, telah dilakukan melalui pendekatan kepada Allah SWT dengan mengaplikasikan kegiatan pengajian rutin  sebulan dua kali, sebagai upaya mengantisipasi pengaruh negatif dari derasnya arus keterbukaan teknologi informasi (TI).

“Ilmu setinggi apapun tanpa landasan moral yang baik hasilnya tentu tidak optimal. Jadi inilah landasan moral yang akan kita lakukan, sehingga ke depan kami menaruh harapan kepada mahasiswa STIE Semarang agar mengedepankan perilaku sebagai insan beragama dengan didasari oleh ilmu yang mereka peroleh.”

Hal ini diungkankan Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Koperasi (Yapenkop) H. Wanuri, SE MM usai mengikuti acara peringatan Isro Miraj di kampus STIE Semarang Sampangan, Rabu, 10 April 2019 dengan pembicara Ustadz M. Khoironi dari Pondok Pesantren Al – Asror Patemon, Gunungpati.

Menurutnya, ajaran agama lebih mengedepankan nilai manfaat. Jadi, kualitas yang muncul dari seseorang itu kualitas dalam memberikan warna manfaat dari pribadi kepada lingkungan.

Agenda penyelenggaraan pengajian  akan dilakukan secara rutin dua kali sebulan pada setiap kamis siang hingga asar.  Kegiatan ini tidak bersikap wajib, namun lebih mengutamakan kesadaran.

“Saya yakin jika kegiatan ini rutin terselenggara insya Allah peserta akan semakin banyak. Saat ini yang aktif baru sebatas BEM dan anggota. Semoga ke depan mahasiswa muslim keseluruhan dapat mengikuti.”  harapnya

Ia menegaskan, setiap  penyelenggaraan pengajian rutin akan mengundang ustadz dari luar sebagai pembicara.

Tampak gambar : Jamaah yang terdiri dari mahasiswa, dosen, yayasan (Yapenkop) sedang mendengarkan dengan serius tausiah yang disampaikan Ustadz M. Khoironi

  

COMMUNITY

Materi Pelatihan