Wednesday, June 26, 2019
   
TEXT_SIZE

Prof.Dr.Sutardi Rektor Baru Unisri

Solo-lldikti6.ristekdikti.go.id – Proses pemilihan hingga pelantikan pimpinan PTS merupakan kewenangan penuh yayasan Badan Penyelenggara perguruan tinggi, begitu pula yang berlangsung di Universitas Slamet Riyadi (Unisri) Surakarta.

Sebagaimana dilaporkan Ketua Yayasan Sularno, proses pemilihan rektor di Unisri penuh liku, berbelok dan harus diulang. Menurut Kepala LLDIKTI Wilayah VI Prof.Dr.DYP Sugiharto, itu merupakan dinamika yang wajar.

“Jika dimaknai, kita tidak akan sampai ke puncak gunung kalau lewatnya jalan tol. Puncak gunung hanya dapat dicapai melalui jalan setapak yang licin, berliku dan kadang terjal. Alhamdulillah dengan dilantik artinya sudah mencapai puncak gunung.” katanya

Ungkapan ini disampaikan saat menghadiri Pelantikan Rektor Unisri  Prof.Dr.Sutardi periode 2019-2023, bertempat di aula kampus setempat, Rabu, 9 Januari 2019.

Menurut Prof.Dr,DYP Sugiharto,  PTS di Jateng jumlahnya ada  257 ditambah dengan jumlah 9 PTN.  Terkait dengan pemilihan pimpinan perguruan tinggi (PT) dinamikanya berbeda-beda, ada yang unik, dinamis, kadang anget kadang juga panas. Itu hal biasa, akan tetapi setelah ada yang terpilih semua yang anget dan panas tersebut menjadi adem, kembali menatap masa depan.

Pada kesempatan tersebut Kepala LLDIKTI Wilayah VI tidak lupa menyampaikan terima kasih kepada Prof.Dr. Kapti Rahayu Kuswanto selaku rektor sebelumnya selama tiga periode telah berkarya dengan baik serta membawa perubahan institusinya.

Sedangkan kepada rektor terpilih, Prof.Dr. DYP Sugiharto mewanti-wanti agar di era revolusi industri 4.0  Unisri mampu berada pada posisi titik belok yang tepat.

“Kalau titik belok tepat,  PT dapat melejit dan terbang. Namun sebaliknya jika titik belok salah, akibat yang ditimbulkan adalah menukik dan sirna. Jadi, ini belokan yang sangat menentukan.” tegasnya 

COMMUNITY

Materi Pelatihan