Tuesday, June 19, 2018
   
TEXT_SIZE

Dosen STIE Semarang Wajib Paham Koperasi

Semarang -  “Akan dimulainya Asean Economy Community pada Desember 2015 serta globalisasi 2020 nanti, oleh STIE Semarang hendaknya dimanaj dengan menghasilkan lulusan yang benar-benar memiliki kompetensi dibidangnya.”

Pernyataan ini disampaikan Deputi I Bidang Kelembagaan Koperasi dan UKM, Setyo Heriyanto,MM  pada acara Dies Natalis ke-14 dan Wisuda Sarjana ke-18 STIE Semarang yang berlangsung di hotel Patra, baru-baru ini.

Terkait dengan Asean Economy Community yang sebentar lagi akan digulirkan, lanjut Setyo, merupakan tantangan bagi kader-kader koperasi yang baru di wisuda untuk membangun koperasi yang difokuskan pada koperasi produsen sebagai skala prioritas.

Terhadap apa yang disampaikan Setyo, Ketua STIE Semarang, Adenk Sudarwanto, MM mengatakan, secara internal lembaganya saat ini  telah melakukan persiapan dan perbaikan mulai dari kajian kurikulum yg disesuaikan dgn tantangan ke depan, sampai dengan  para dosen maupun staf  administrasi  bidang pelayanan. Karena kita  berpacu pada satu tingkat pelayanan prima, maka perlu  didukung dengan sarana pendidikan yg memadai dalam konteknya menghadapi masyarakat ekonomi Asean.

Dia menambahkan, karena lembaganya berbasis ilmu ekonomi koperasi, maka kompetensi  tenaga pengajar khususnya dosen, wajib hukumnya memahami mengenai perkoperasian.

Tampak gambar : Penyerahan Sertifikat Koperasi oleh Deputi I Bidang Kelembagaan Koperasi dan UKM, Setyo Heriyanto, MM

COMMUNITY

Materi Pelatihan